Diet Untuk Penderita Asam Urat

Normalnya asam urat ada di dalam tubuh kita. Hanya saja, kadarnya akan meningkat akibat pengaruh dari luar, seperti makanan. Kadar asam urat yang meningkat itu juga bisa di pengaruhi oleh riwayat keluarga atau keturunan.

Ras tertentu bahkan bisa menjadi faktor resiko untuk terjadinya asam urat. Hal tersebut diutarakan Dr. Moh. Azwar,Sp. PD-KR, dalam sebuah acara di jakarta beberapa lalu. “Di dalam tubuh kita, memang ada asam urat. Karena tubuh membutuhkan asam urat untuk metabolisme, “ujar konsultan rematologi dari RS Premier Bintaro, Tangerang. Namun, ketika jumlah asam urat berlebih, timbullah penyakit asam urat. Umumnya gejala dan lokasinya sangat khas. Yang sering dijumpai adalah pada sendi kecil seperti di sendi jari kaki maupun sendi besar seperti di pergelangan kaki. Ketika dijumpai ibu jari kaki merah, bengkak,apalagi terjadi pada pria, biasanya indikasi penyakit asam urat. Pria, apalagi di dalam keluarga ada riwayat penyakit asam urat, sebaiknya sudah harus menjaga pola hidup sejak muda. Pola makan misalnya, harus diatur sedemikian rupa. Setidaknya mesti mengurangi sumber makanan yang mengandung purin.

Bukan Diet Ketat

Yang sering membuat pusing, banyak makanan yang mengandung purin. Sayur daun hijau seperti bayam atau kangkung misalnya, Daging merah dan ayam juga mengandung purin. Demikianlah pula kacang-kacangan. Benar- benar menghindari makanan tersebut sebenarnya bukan perkara mudah. Diet ketat pun, tidak mungkin. Lebih baik carikan tu sumber makanan dengan kadar purin rendah. “Bagaimanapun, asam urat dibutuhakan tubuh. Dan purin adalah bahan baku asam urat, “ ungkap dokter penyakit dalam lulusan FKUI/RSCM itu. Selain makanan, asupan cairan juga harus di jaga minum air putih dalam jumlah cukup dan menghindari alkohol. Sebab, seperti di sebutkan dalam WebMD, alkohol dapat mempengaruhi metabolisme asam urat. Bagaimana dengan olah raga? Olah raga, dikatakan Dr. Azwar pun menyarankan untuk tidak melakukan olah raga terlebih dulu. Hal lain yang patut diperhatikan, terutama bagi mereka yang sudah terkena penyakit asam urat, adalah selalu menjaga kadar asam urat dalam darah. Upayakan agar kadar asam urat dalam darah pria di bawah 7 mg persen. “Pengobatan jangka panjang diperlukan, terutama bila kadar asam urat naik kembali saat obat-obatan yang diberikan di hentikan sementara. Imbuh Dr.Azwar.

Perlu Obat Anti-inflamasi

Obat-obatan yang diberikan tidak hanya mengatasi asam urat, namun juga menanggulangi  peradangan yang mungkin saja timbul. Peradangan ditandai bengkak kemerahan. Bila hal itu terjadi, nyeri cukup hebat. “ Nyeri paling hebat dari semua penyakit rematik itu adalah rematik asam urat,” sebut Dr. Azwar. Serangan hampir selalu di malam hari. Sebelum tidur,umumnya tidak ada keluhan. Saat tengah malam, barulah berasa senut-senut dan muncul bengkak merah. Pagi hari biasanya sudah tidak mampu berjalan.“Pencetusnya udara dingin dan tekanan. Sebaiknya segera mengkonsumsi obat antiperadang dengan dosis cukup, sehingga keesokan hari rasa nyeri menjadi berkurang. Kalau pagi hari masih terasa nyeri, dokter akan memberikan suntikan steroid.

Cek Rutin Asam Urat

Di sisi lain, obat penekan asam urat sebaiknya dihentikan saat terjadi peradangan. Inflamasi terjadi karena kadar asam urat di sendi tinggi. Kalau kadar asam urat di tekan, ada perpindahan dari asam urat yang di dalam ke darah ke sendi. Akibatnya, waktu peradangan menjadi lebih lama. Lebih baik, hentikan dulu obat asam urat dan sebaliknya, atasi inflamasinya. Setelah reda, barulah obat untuk mengatasi asam urat kembali dikonsumsi. Yang juga tak kalah penting adalah selalu memeriksa kadar asam urat dalam darah. Bagi yang mengalami asam urat karena faktor genetik, sebaiknya melakukan tes kadar asam urat setiap bulan. “ Karena kadar asam urat cenderung naik meski sudah mengkonsumsi obat-obatan sekalipun. Ujar Dr. Azwar.


=====================================

>>> Obat Herbal Asam Urat Untuk Membantu Meredakan Pegal Linu, Nyeri Sendi Dan Membantu Menurunkan Kadar Asam Urat, Klik Detail Disni!
=====================================


This entry was posted in Diet Asam Urat and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *